Untuk itu kenali gejala sakit perut yang dirasakan. Beberapa penyakit lambung di perut dan ciri-cirinya diketahui memiliki gejala awal sakit perut mulai dari sakit maag hingga usus buntu.
Bagaimana membedakan sakit perut tersebut dan arti penyakitnya?
Ada hal-hal tertentu yang membuat sakit perut suatu penyakit berbeda dengan penyakit lainnya, yaitu:
1. Usus buntu
Kondisi ini
terjadi jika terjadi peradangan pada usus buntu, yaitu sebuah kantong kecil
seperti jari yang melekat di usus besar. Gejala yang muncul adalah rasa tidak
nyaman dan sakit di sekitar pusar dan menjalar hingga ke perut bagian kanan
bawah. Makin lama rasa sakit yang muncul bisa semakin buruk seiring bertambah
parahnya radang.
2. Batu empedu
Kondisi ini
terjadi jika ada gumpalan di dalam kantung empedu, yaitu suatu kantung yang
menghubungkan hati dengan usus kecil. Biasanya berasal dari kolesterol yang
mengeras dan cairan empedu akibat mengonsumsi makanan tinggi lemak.
Perempuan lebih memungkinkan untuk mengembangkan kondisi ini dibanding laki-laki.
Gejala yang muncul adalah rasa nyeri yang tajam di bagian atas perut tengah dan bisa menjalar ke sisi sebelah kanan di bawah tulang rusuk. Rasa sakit ini bisa memburuk setelah makan.
Perempuan lebih memungkinkan untuk mengembangkan kondisi ini dibanding laki-laki.
Gejala yang muncul adalah rasa nyeri yang tajam di bagian atas perut tengah dan bisa menjalar ke sisi sebelah kanan di bawah tulang rusuk. Rasa sakit ini bisa memburuk setelah makan.
1. Acid reflux (penyakit asam
lambung yang naik ke kerongkongan)
Kondisi ini
terjadi jika asam yang berada di lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
Gejala yang muncul adalah rasa sakit atau seperti panas terbakar di bagian bawah tulang dada, kondisi ini biasanya akan memburuk ketika seseorang selesai makan atau saat berbaring. Jika terjadi beberapa kali dalam seminggu maka kemungkinan memiliki GERD (gastroesophageal reflux disease).
Gejala yang muncul adalah rasa sakit atau seperti panas terbakar di bagian bawah tulang dada, kondisi ini biasanya akan memburuk ketika seseorang selesai makan atau saat berbaring. Jika terjadi beberapa kali dalam seminggu maka kemungkinan memiliki GERD (gastroesophageal reflux disease).
4. Irritable bowel syndrome (IBS) atau Sindrom iritasi usus besar
Kondisi ini
terjadi jika ada kerusakan saraf yang berfungsi mengendalikan usus.
Gejala yang
muncul adalah mual, kembung, diare, sembelit dan kram di bagian bawah perut,
biasanya gejala akan cenderung berkurang saat perut sedang bergerak.
5. Intoleransi laktosa (tidak bisa
mencerna laktosa)
Kondisi ini
terjadi karena kekurangan atau tidak memiliki enzim yang berfungsi mencerna
laktosa (gula yang terdapat di dalam produk susu).
Gejala yang
muncul adalah mual, kram, kembung atau diare setelah mengonsumsi makanan atau
minuman yang mengandung laktosa selama 30 menit sampai 2 jam.
Demikian yang bisa ana uraikan, semoga bermanfaat untuk semuanya.
Demikian yang bisa ana uraikan, semoga bermanfaat untuk semuanya.

Beberapa penyakit lambung di atas sudah ada penyembuhnya, dengan mengonsumsi minuman kesehatan lambung fitaliv biasanya akan langsung sembuh
BalasHapus